Menjaga lingkungan tidak harus terasa berat. Pelatihan Marimas Ecobricks yang digelar Sabtu lalu membuktikan hal itu bahwa menyelamatkan bumi bisa jadi aktivitas yang menyenangkan, penuh tawa, dan terasa bermakna.
Suasana hangat langsung terasa saat puluhan peserta berkumpul dengan satu misi: menyulap plastik bekas menjadi “bata ramah lingkungan” alias Ecobricks. Mulai dari ibu-ibu yang antusias, anak muda yang kreatif, hingga bapak-bapak yang penuh semangat—semua tampak asyik memotong dan memadatkan plastik ke dalam botol mineral.
Kenapa Pelatihan Ini Begitu Istimewa?

Bukan sekadar duduk mendengarkan teori, pelatihan ini betul-betul mengasah kreativitas dan kekompakan peserta.
- Suasana yang Hidup. Diiringi musik dan gelak tawa, proses memadatkan plastik ke botol terasa seperti lomba yang mengasyikkan.
- Skill Baru yang Langsung Bisa Dipraktikkan. Peserta diajarkan teknik memadatkan plastik hingga botol sekeras bata, yang nantinya bisa dirangkai menjadi furnitur seperti kursi atau meja.
- Momen Kebersamaan. Senyum lebar terpancar saat botol-botol mulai terisi penuh dan warna-warni plastik menciptakan motif unik yang cantik.
- Aksi Nyata untuk Bumi. Setiap botol yang terisi penuh berarti ratusan potong sampah plastik berhasil dicegah dari mencemari tanah dan laut.
Nggak nyangka ya, sampah plastik yang biasanya dibuang begitu saja, kalau dikelola bareng-bareng bisa jadi barang yang punya nilai seni dan fungsi!” — Salah satu peserta, bangga memamerkan hasil ecobrick-nya.
Mari Bergabung dalam Gerakan Hijau!
Keseruan ini baru permulaan. Marimas berkomitmen untuk terus menyebarkan semangat “Plastik Biosfer” agar sampah plastik tidak lagi jadi beban, tapi justru jadi solusi.
Ingin ikut merasakan keseruannya? Pantau terus website dan media sosial kami untuk jadwal pelatihan berikutnya. Jangan biarkan sampahmu menumpuk jadilah bagian dari #MarimasEcobrickers dan buktikan bahwa kamu pun bisa jadi pahlawan lingkungan dengan cara yang asyik!
